Gambaran media tentang orang Arab dan Muslim terus dibingkai oleh gambar unta, penari perut, dan teroris yang mengenakan belati. Namun, apakah hanya film-film Hollywood dan berita TV yang memiliki kekuatan untuk membingkai wacana publik? Studi interdisipliner ini mentransfer teori pembingkaian media ke studi sastra untuk menunjukkan bagaimana tulisan kehidupan (kembali) membingkai stere…
Media depictions of Arabs and Muslims continue to be framed by images of camels, belly dancers, and dagger-wearing terrorists. But do only Hollywood movies and TV news have the power to frame public discourse? This interdisciplinary study transfers media framing theory to literary studies to show how life writing (re-)frames Orientalist stereotypes. The innovative analysis of the post-9/11 auto…