Text
Migration, workers, and fundamental freedoms : pandemic vulnerabilities and states of exception in India
Pandemi COVID-19 mengakibatkan eksodus massal pekerja migran India dari kota-kota kembali ke desa-desa. Buku ini membahas kondisi sosial dan masalah seputar kesehatan, ketenagakerjaan, migrasi, dan gender yang muncul sebagai akibat dari migrasi paksa ini. Buku ini mengkaji kegagalan sistem kesehatan publik dan respons negara untuk mengatasi krisis kemanusiaan yang terjadi di tengah pandemi. Buku ini menyoroti bagaimana karantina wilayah akibat pandemi secara tidak proporsional memengaruhi kelompok sosial yang terpinggirkan – komunitas Dalit dan Adivasi, perempuan, dan pekerja Muslim. Buku ini merefleksikan kerentanan sosial-ekonomi pekerja migran, hak-hak mereka atas martabat, pertanyaan seputar kewarganegaraan, dan perlunya sistem akuntabilitas demokratis dan konstitusional yang kuat. Bab-bab tersebut juga secara kritis mengkaji kerentanan gender perempuan dan orang non-cis di ruang publik dan privat, memburuknya stratifikasi dan prasangka sosial, insiden intimidasi oleh pemerintah dan kepolisian, dan usulan reformasi ketenagakerjaan yang dapat menciptakan ketidakamanan yang lebih besar bagi pekerja migran. Buku yang penting dan tepat waktu ini akan sangat menarik bagi para peneliti dan mahasiswa sosiologi, kebijakan publik, studi pembangunan, studi gender, ketenagakerjaan dan ekonomi, serta hukum.
No copy data
No other version available