Text
"Truth Behind Bars", Reflections on the Fate of the Russian Revolution
Di utara Lingkar Arktik terdapat pemukiman Vorkuta, sebuah kamp terkenal dalam sistem interniran Gulag yang menyaksikan tiga momen penting dalam sejarah Rusia. Pada tahun 1930-an, aksi mogok makan yang putus asa oleh tahanan sosialis, korban rezim represif Joseph Stalin, berujung pada eksekusi massal. Pada tahun 1953, aksi mogok para pekerja paksa menandai akhir dari sistem kerja paksa Stalinis. Dan akhirnya, pada akhir 1980-an dan awal 1990-an, serangkaian aksi mogok oleh serikat pekerja tambang yang baru dan independen menjadi kunci dalam menggulingkan sistem Stalinis. Paul Kellogg menggunakan kisah Vorkuta sebagai kerangka untuk mengevaluasi kembali Revolusi Rusia. Secara khusus, ia merujuk pada kontribusi Iulii Martov, rekan sezaman Lenin, dan analisanya tentang peran sentral yang dimainkan oleh kelas sementara petani yang mengenakan seragam dalam revolusi. Kellogg mengeksplorasi ketahanan dan kreativitas perlawanan pekerja bahkan di masa-masa paling gelap penindasan otoriter, serta menawarkan perspektif baru tentang kegagalan tata kelola demokratis setelah Revolusi Rusia.
No copy data
No other version available