Text
"We are not only English Jews-we are Jewish Englishmen"; The Making of an Anglo-Jewish Identity, 1840–1880
Antara tahun 1840 dan 1880, komunitas Yahudi kelahiran Inggris yang matang dan semakin sejahtera mulai berkembang dan matang di London. Sejarah komunitas ini dan cara perkembangannya dieksplorasi dalam buku ini menggunakan bahan arsip serta materi iklan kontemporer yang dimuat di Jewish Chronicle dan surat kabar Yahudi Inggris lainnya pada masa itu. ;;; Buku ini meneliti proses pembentukan identitas Yahudi-Inggris (identitas Anglo-Yahudi) selama periode krusial abad ke-19, yaitu antara tahun 1840 hingga 1880. Melalui analisis mendalam terhadap wacana publik, literatur, dan menyertakan komunitas internal, Ulrika Lagerlöf Nilsson mengeksplorasi bagaimana minoritas Yahudi di Inggris berusaha menggabungkan identitas keagamaan mereka dengan loyalitas nasional sebagai warga negara Inggris. Fokus utama penelitian ini terletak pada aspirasi komunitas Yahudi untuk mencapai emansipasi politik dan integrasi sosial tanpa harus meninggalkan warisan keyakinan mereka. Judul buku ini mencerminkan dinamika identitas ganda yang kompleks: transisi dari sekadar "orang Yahudi yang tinggal di Inggris" menjadi "orang Inggris yang beragama Yahudi". Penulis berpendapat bahwa selama periode ini, identitas Anglo-Yahudi dikonstruksi melalui adaptasi nilai-nilai kelas menengah Inggris, patriotisme, dan praktik keagamaan agar selaras dengan norma-norma kemasyarakatan era Victoria. Buku ini memberikan kontribusi signifikan bagi pemahaman kita mengenai sejarah imigrasi, asimilasi budaya, dan bagaimana kelompok minoritas menegosiasikan tempat mereka di dalam identitas nasional yang dominan.
No copy data
No other version available