Text
"Who, Being Loved, Is Poor?" - Material and Media Dimensions of Weddings
Artikel “Siapakah yang, meskipun dicintai, tetap miskin?” mengkaji pernikahan sebagai praktik sosial yang berada di persimpangan antara cinta, materialitas, dan mediasi media. Dengan menyoroti dimensi material—seperti biaya, benda simbolik, dan konsumsi—serta dimensi media—termasuk dokumentasi visual, media sosial, dan representasi publik—tulisan ini menunjukkan bagaimana pernikahan tidak hanya menjadi peristiwa personal, tetapi juga arena produksi makna sosial, status, dan identitas. Artikel ini menganalisis ketegangan antara ideal romantis tentang cinta yang melampaui kekayaan material dengan realitas ekonomi dan ekspektasi sosial yang melekat pada ritual pernikahan. Melalui pendekatan interdisipliner yang memadukan studi budaya, media, dan agama, artikel ini memperlihatkan bagaimana praktik pernikahan membentuk dan dibentuk oleh relasi kuasa, norma sosial, serta teknologi media kontemporer. Dengan demikian, pernikahan dipahami sebagai ruang di mana cinta, kemiskinan, kemewahan, dan visibilitas publik saling bernegosiasi dalam konteks budaya yang terus berubah.
No copy data
No other version available