Text
(Re)defining Entrepreneurship in a Post-pandemic Context
Tema kewirausahaan dalam konteks pasca-pandemi sangat penting untuk revitalisasi ekonomi dan sosial ekonomi. Meskipun penting, tema ini hampir tidak pernah dieksplorasi, dan oleh karena itu salah satu aspek utama dari cetak ulang ini adalah untuk membawa perdebatan tentang daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah di berbagai sektor ke diskusi akademis. Melalui 11 bab, yang melibatkan kolaborasi lebih dari 30 penulis, cetak ulang ini secara pragmatis membahas berbagai strategi dan faktor keberhasilan penting untuk menumbuhkan kewirausahaan. Cetak ulang ini juga menyajikan serangkaian solusi praktis untuk berbagai sektor, mulai dari pariwisata hingga pertanian, yang mencakup beberapa negara, dari Amerika Latin hingga Asia hingga Eropa. Berbagai bab menyajikan pendekatan metodologis yang sangat beragam. ;;; Pandemi COVID-19 telah menjadi katalisator perubahan mendasar dalam lanskap ekonomi global, yang memaksa dilakukannya redefinisi terhadap konsep kewirausahaan konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana identitas dan praktik kewirausahaan telah berubah di era pasca-pandemi. Dengan menggunakan observasi sistematis literatur dan analisis tren pasar terbaru, kajian ini mengidentifikasi tiga pilar utama dalam definisi baru kewirausahaan: resiliensi adaptif, akselerasi digital yang radikal, dan orientasi pada dampak sosial (social impact). Temuan menunjukkan bahwa keberhasilan wirausaha tidak lagi hanya diukur melalui pertumbuhan linier dan profitabilitas jangka pendek, melainkan melalui kemampuan organisasi untuk melakukan pivot di tengah masyarakat. Transformasi digital telah berubah dari sekedar pilihan menjadi kebutuhan eksistensial, menciptakan hibriditas baru dalam operasional bisnis. Selain itu, muncul kesadaran kolektif yang menempatkan keinginan (keberlanjutan) dan kesejahteraan komunitas sebagai inti dari strategi bisnis. Hasil penelitian ini memberikan pemberdayaan bagi para praktisi untuk mengadopsi pola pikir yang lebih fleksibel dan bagi pembuat kebijakan untuk merancang ekosistem pendukung yang memprioritaskan literasi digital serta keamanan jaring sosial ekonomi. Revisi ini menyimpulkan bahwa kewirausahaan pascapandemi adalah tentang navigasi dalam definisi kerentanan untuk menciptakan nilai yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
No copy data
No other version available