Text
A Long Walk to Purgatory; The Tales of Dante & Mashudu
Perjalanan Panjang ke Purgatorium adalah sebuah drama yang menempatkan Dante dalam konteks Afrika Selatan. Drama ini bekerja dengan gagasan bahwa penyair yang telah meninggal harus membimbing penyair yang masih hidup melalui alam baka dalam perjalanan perhitungan puitis. Sekarang giliran Dante untuk membimbing seorang penyair, seperti ia pernah dibimbing oleh Virgil. Dante datang untuk menemui Mashudu, seorang penyair Afrika Selatan di Hutan Gelapnya. Ia datang untuk membawanya melalui Inferno dan Purgatory di mana ia bertemu dengan karakter-karakter Afrika Selatan di sepanjang jalan termasuk Jan Van Riebeeck dan John Dube. Yang mendorong drama ini adalah gagasan bahwa penyair perlu tahu dari mana mereka berasal agar dapat memainkan peran mereka sebagai pembantu bagaimana suatu bangsa memahami dirinya sendiri. Ini berarti Mashudu harus menyaksikan kebenaran konteksnya baik dalam hal narasi Afrika Selatan sebagai sebuah negara maupun moralitas pribadinya sendiri. Mashudu, dibimbing oleh Dante, menghadapi pemahamannya tentang masa lalu Afrika Selatan seperti menyaksikan hukuman Verwoerd, hingga menghadapi masa kini negara tersebut termasuk seorang pelaku kekerasan dalam rumah tangga. Mashudu juga dihadapkan pada ketidakpastian moralitasnya sendiri ketika ia bertemu seorang teman lama di Purgatory. Seiring berjalannya drama, Dante menjadi teman Mashudu menunjukkan bahwa persahabatan dapat melintasi abad dan konteks karena penyair berbagi peran mereka sebagai penyair tidak peduli masyarakat tempat mereka berasal. Baik Mashudu maupun Dante terhubung oleh komitmen teguh mereka terhadap imajinasi moral mereka sendiri. Virgil sebagai penenang komedi melengkapi gambaran sebagai narator, mengukuhkan gagasan bahwa penyair masa lalu sangat terhubung dengan penyair masa kini. Pada akhirnya A Long Walk to Purgatory bertujuan untuk menunjukkan pentingnya sastra untuk berakar pada dan melampaui kekhususan waktu dan tempat. Sastra pada akhirnya dapat membuka ruang baru bagi kita yang diinformasikan oleh suatu konteks tetapi secara intrinsik terhubung dengan kemanusiaan yang lebih luas.
No copy data
No other version available