Text
A People's History of Modern Europe
Dari teror monarki Abad Pertengahan hingga Eropa yang hancur di Abad ke-21, A People's History of Modern Europe menelusuri sejarah benua ini melalui perbuatan mereka yang coba dilupakan oleh sejarah arus utama. Eropa menyediakan kondisi yang sempurna untuk sejumlah besar revolusi politik dari bawah. Perang petani Jerman Thomas Müntzer, revolusi borjuis abad ke-18 hingga kebangkitan pekerja industri di Inggris dan perjalanan bergejolak Soviet Rusia, peran kelas pekerja Eropa sepanjang Perang Dingin, mahasiswa pada tahun 1968 dan hingga hari ini, di mana kita terus berjuang untuk membentuk alternatif bagi sistem ekonomi barbar. Dengan bagian-bagian yang berfokus pada peran perempuan, sejarah ini menyapu bersih klise-klise usang dari kaum istimewa yang menjadi dasar pemahaman kita saat ini, dan memberikan kesempatan untuk melihat sejarah kita secara berbeda. ;;; Buku ini menyimpulkan bahwa sejarah Eropa bukanlah narasi tunggal tentang kejayaan raja-raja atau elit istimewa, melainkan sebuah rangkaian panjang perjuangan revolusioner dari bawah. Eropa dipandang sebagai tanah yang subur bagi gerakan perlawanan rakyat yang terus-menerus menantang status quo ekonomi dan politik. Poin-poin utama kesimpulannya adalah: 1. Subjek Sejarah yang Terlupakan: Sejarah yang sebenarnya digerakkan oleh para petani, pekerja industri, mahasiswa, dan perempuan yang sering kali diabaikan oleh catatan sejarah arus utama. 2. Kontinuitas Perlawanan: Terdapat benang merah perlawanan yang menghubungkan Perang Petani Jerman abad pertengahan, revolusi borjuis, pembentukan dewan buruh (Soviet), hingga gerakan mahasiswa modern. 3. Koreksi Narasi (Gender & Kelas): Buku ini berhasil mendekonstruksi klise sejarah tradisional dengan memberikan porsi signifikan pada peran perempuan dan kelas pekerja sebagai aktor kunci perubahan sosial. 4. Alternatif terhadap Kapitalisme: Sejarah ini disajikan bukan sekadar sebagai kenangan masa lalu, melainkan sebagai landasan moral untuk terus mencari alternatif bagi sistem ekonomi saat ini yang dianggap tidak manusiawi.
No copy data
No other version available