OPEN EDUCATIONAL RESOURCES

UPA PERPUSTAKAAN UNEJ | NPP. 3509212D1000001

  • Home
  • Admin
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of A Political Science Manifesto for the Age of Populism; Challenging Growth, Markets, Inequality and Resentment
Bookmark Share

Text

A Political Science Manifesto for the Age of Populism; Challenging Growth, Markets, Inequality and Resentment

Ricci, David - Personal Name;

Kapitalisme modern, melalui destruksi kreatif, menghasilkan pemenang dan pecundang ekonomi. AS membutuhkan pemikiran politik yang tidak hanya berfokus pada efisiensi, tetapi juga komunitas. Jika kreativitas terus berlanjut - seperti dengan mobil tanpa pengemudi dan pencetakan 3-D - efek sosialnya harus dimitigasi untuk menghindari reaksi balik elektoral ke dalam politik populisme yang tidak demokratis. Judul ini juga tersedia sebagai Akses Terbuka di Cambridge Core. ;;; Buku ini merupakan sebuah "manifesto" atau seruan bagi disiplin ilmu politik untuk melakukan reorientasi radikal dalam menghadapi gelombang populisme global. Penulis menyimpulkan bahwa kegagalan institusi demokrasi arus utama dalam menangani isu ekonomi dan sosial telah menciptakan lahan subur bagi kebencian politik (resentment). Poin-poin utama kesimpulannya meliputi: 1. Kegagalan Paradigma Ekonomi: Penulis menyimpulkan bahwa obsesi pada pertumbuhan ekonomi (PDB) dan pasar bebas telah mengabaikan aspek keadilan distributif, yang memicu ketimpangan ekstrem dan kemarahan publik. 2. Akar Populisme: Populisme tidak dilihat sebagai anomali sesaat, melainkan reaksi logis terhadap janji-janji demokrasi yang tidak terpenuhi. Perasaan "tertinggal" secara ekonomi dan budaya berubah menjadi kebencian terhadap elit. 3. Tantangan bagi Ilmu Politik: Buku ini menantang para ilmuwan politik untuk berhenti bersikap netral dan mulai mengkritik struktur pasar serta ketimpangan secara langsung. Ilmu politik harus kembali menjadi alat untuk memperjuangkan keadilan sosial, bukan sekadar pengamat teknokrasi. 4. Kebutuhan Narasi Baru: Diperlukan narasi politik yang mampu menjawab ketakutan masyarakat tanpa terjebak dalam retorika populis yang memecah belah, dengan cara menata ulang hubungan antara negara, pasar, dan warga negara.


Availability

No copy data

Detail Information
Series Title
Ilmu sosial
Call Number
320.01 RIC p
Publisher
Cambridge, Australia : Cambridge University Press., 2020
Collation
1 online resource (254 p.)
Language
English
ISBN/ISSN
9781108785440
Classification
320.01
Content Type
text
Media Type
computer
Carrier Type
online resource
Edition
-
Subject(s)
filsafat dan Teori Ilmu Politik
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
David M. Ricci
Other Information
Cataloger
Erwin Hendarto
Source
https://directory.doabooks.org/handle/20.500.12854/90857
Validator
Erwin
Digital Object Identifier (DOI)
10.1017/9781108785440
Journal Volume
-
Journal Issue
-
Subtitle
-
Parallel Title
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • A Political Science Manifesto for the Age of Populism; Challenging Growth, Markets, Inequality and Resentment
Comments

You must be logged in to post a comment

OPEN EDUCATIONAL RESOURCES

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject


Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?