OPEN EDUCATIONAL RESOURCES

UPA PERPUSTAKAAN UNEJ | NPP. 3509212D1000001

  • Home
  • Admin
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of A Post-Neoliberal Era in Latin America?. ; Revisiting Cultural Paradigms
Bookmark Share

Text

A Post-Neoliberal Era in Latin America?. ; Revisiting Cultural Paradigms

Otero, Gerardo - Personal Name;

Kegagalan sejumlah program dan konflik yang sedang berlangsung antara kekuatan neoliberal dan pasca-neoliberal telah mengakibatkan meningkatnya ketidakstabilan sosial di Amerika Latin. Buku ini mengkaji respons budaya terhadap ketidakstabilan ini. Buku ini melihat berbagai bentuk budaya, seperti sastra, sinema bawah tanah, pameran jalanan, dan buku swadaya untuk mengeksplorasi bagaimana orang Amerika Latin membangun subjektivitas, membangun komunitas, dan memaknai kehidupan sehari-hari mereka selama krisis sosial yang mendalam. Dalam konteks ini, buku ini menekankan peran yang mungkin dimainkan oleh narasi neoliberal dan pasca-neoliberal tentang diri dan hubungan sosial dalam budaya populer dan pengalaman sehari-hari. ;;; Buku ini menyimpulkan bahwa ketidakstabilan sosial di Amerika Latin bukan sekadar fenomena ekonomi atau politik, melainkan krisis yang merambah ke ranah subjektivitas dan budaya. Konflik antara paradigma neoliberal dan pasca-neoliberal telah memaksa masyarakat untuk mencari cara-cara baru dalam memaknai hidup dan membangun komunitas di tengah ketidakpastian. Poin-poin utama kesimpulannya meliputi: 1. Budaya sebagai Ruang Perlawanan: Berbagai bentuk ekspresi budaya—mulai dari sastra hingga pameran jalanan—berfungsi sebagai mekanisme pertahanan dan cara masyarakat mengonstruksi ulang komunitas yang hancur akibat krisis. 2. Konstruksi Subjektivitas: Terdapat pertarungan narasi tentang "diri" (self). Narasi neoliberal sering kali menekankan individu sebagai konsumen, sementara gerakan pasca-neoliberal mencoba menghidupkan kembali identitas kolektif dan komunal. 3. Pentingnya Budaya Populer: Pengalaman sehari-hari, termasuk melalui media seperti sinema bawah tanah dan buku swadaya (self-help), menjadi saksi bisu bagaimana ideologi-ideologi besar diterjemahkan ke dalam praktik kehidupan rakyat jelata. 4. Hibriditas Paradigma: Buku ini menunjukkan bahwa transisi menuju era "pasca-neoliberal" masih sangat rapuh dan tidak merata, di mana elemen-elemen neoliberal lama masih sering bertahan di dalam pengalaman budaya populer.


Availability

No copy data

Detail Information
Series Title
-
Call Number
306.098 OTE p
Publisher
Bristol, Inggris (United Kingd : Bristol University Press., 2019
Collation
1 online resource
Language
English
ISBN/ISSN
9781529208184
Classification
306.098
Content Type
text
Media Type
computer
Carrier Type
online resource
Edition
-
Subject(s)
Sosiologi dan Kebudayaan Wilayah Amerika Latin
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
Gerardo Otero
Other Information
Cataloger
Erwin Hendarto
Source
https://directory.doabooks.org/handle/20.500.12854/34691
Validator
-
Digital Object Identifier (DOI)
-
Journal Volume
-
Journal Issue
-
Subtitle
-
Parallel Title
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • A Post-Neoliberal Era in Latin America?. ; Revisiting Cultural Paradigms
Comments

You must be logged in to post a comment

OPEN EDUCATIONAL RESOURCES

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject


Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?