Text
A Ritual Geology; Gold and Subterranean Life in Papua New Guinea
Robyn d’Avignon menceritakan sejarah industri pertambangan emas tradisional Afrika Barat yang telah ada selama berabad-abad, beserta praktik-praktik bersama, larangan-larangan, dan keterlibatan kosmologisnya. ;;; Buku ini mengeksplorasi hubungan kompleks antara manusia, mineral, dan kekuasaan di Papua Nugini melalui lensa "geologi ritual". Berbeda dengan narasi standar tentang pertambangan industri, D’Avignon menyoroti bagaimana komunitas lokal di wilayah penambangan emas tidak hanya melihat mineral sebagai komoditas ekonomi semata, tetapi juga sebagai entitas yang memiliki dimensi spiritual dan sosial yang mendalam. Melalui studi etnografis yang mendalam, penulis mendokumentasikan praktik penambangan rakyat (artisanal mining) di mana pengetahuan tentang geologi berkelindan dengan ritual adat dan hubungan dengan leluhur yang dipercaya menghuni dunia bawah tanah. D’Avignon berargumen bahwa penambangan rakyat bukanlah sekadar aktivitas subsisten yang "informal," melainkan sebuah bentuk klaim kedaulatan atas tanah dan sumber daya yang sering kali bertabrakan dengan kepentingan perusahaan multinasional dan regulasi negara. Buku ini mengkritik bagaimana hukum pertambangan kolonial dan pascakolonial sering kali mengabaikan "geologi ritual" ini, yang pada gilirannya memicu konflik agraria dan marginalisasi masyarakat adat. Dengan mendudukkan kembali signifikansi budaya dari emas, A Ritual Geology menawarkan perspektif baru dalam memahami ekologi politik ekstraktivisme di Pasifik, di mana bawah tanah dipandang sebagai ruang kehidupan, memori, dan negosiasi kekuasaan yang terus berlangsung.
No copy data
No other version available