Text
A Shared Space; It’s Not as Simple as It Sounds
Di wilayah persimpangan antara Arizona (Amerika Serikat) dan Sonora (Meksiko), perbatasan internasional sering kali dipandang sebagai realitas politik absolut yang dimanifestasikan melalui pagar fisik. Namun, karya James Griffith dalam A Shared Space berargumen bahwa batasan tersebut merupakan sebuah "ilusi budaya". Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana budaya Meksiko, Anglo, dan Pribumi Amerika terus melintasi pagar tersebut, menciptakan sebuah wilayah budaya terpadu meskipun terdapat hambatan geopolitik yang kian meningkat. Melalui pendekatan etnografis yang mendalam, Griffith mengkaji berbagai ekspresi rakyat (folklife) yang khas—mulai dari arsitektur religi, kerajinan tangan, hingga tradisi lisan—yang mencerminkan perpaduan kompleks antara kelompok etnis, agama, dan pekerjaan di kedua sisi perbatasan. Buku ini mengungkapkan bahwa identitas regional di wilayah borderlands ini tidak ditentukan oleh garis linier di peta, melainkan oleh interaksi sosial dan warisan budaya yang saling berbagi (shared space). Analisis ini memberikan kontribusi penting bagi pemahaman mengenai ketahanan budaya dan dinamika identitas di tengah pengetatan kebijakan perbatasan modern.
No copy data
No other version available