Text
A Socially Critical View Of The Self-Managing School
Transisi global dari model kontrol pendidikan terpusat menuju Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) sering kali diposisikan sebagai langkah menuju demokratisasi dan peningkatan partisipasi publik. Namun, melalui perspektif kritis, para kontributor internasional dalam volume ini menelisik realitas di balik gerakan kemandirian sekolah tersebut. Penelitian ini menginvestigasi urgensi kemunculan fenomena sekolah mandiri saat ini, membedah kebenaran di balik retorika desentralisasi, serta mengungkap problematika laten dalam kebijakan devolusi kekuasaan. Analisis dalam buku ini berargumen bahwa kemandirian sekolah bukanlah representasi dari "demokrasi akar rumput" atau "partisipasi orang tua" yang sesungguhnya. Sebaliknya, kontradiksi ini dianalisis sebagai manifestasi dari ideologi Kanan Baru (New Right). Perspektif yang ditawarkan menunjukkan bahwa devolusi kekuasaan sering kali bersifat superfisial; struktur hierarki tetap langgeng melalui pendanaan sekolah yang tidak merata, yang pada gilirannya memperdalam kesenjangan kelas, gender, dan etnis. Mekanisme pilihan sekolah (school choice) justru dikritisi sebagai instrumen yang mempromosikan prinsip "kelangsungan hidup bagi yang terkuat" (survival of the fittest) dalam ekosistem pendidikan. Karya ini menjadi referensi esensial bagi para praktisi, pembuat kebijakan, dan akademisi untuk memahami dinamika perjuangan kekuasaan dalam kontrol pendidikan modern.
No copy data
No other version available