Text
Application of Genetics and Genomics in Livestock Production
Buku ini merupakan pengantar yang sangat komprehensif mengenai evolusi teknologi genomik dalam peternakan. Ketersediaan sekuens genom untuk sebagian besar spesies ternak selama 15 tahun terakhir berpotensi merevolusi produksi ternak global. Data genomik ini memberdayakan produsen untuk menyelaraskan genetika hewan individu dengan iklim, sistem produksi, dan permintaan pasar yang berkembang pesat. Awalnya, teknologi seperti seleksi berbantuan penanda, genomik fungsional, transkriptomik, proteomik, dan metabolomik digembar-gemborkan sebagai pendorong paling menjanjikan dari transformasi ini. Namun, hingga saat ini, peran mereka terutama bersifat mendukung, memberikan bukti dasar daripada memberikan solusi praktis yang luas bagi petani. Demikian pula, alat pengeditan gen seperti CRISPR-Cas9 menunjukkan potensi signifikan tetapi menghadapi hambatan regulasi yang substansial yang menunda penerapannya di lapangan. Sebaliknya, seleksi genomik telah muncul sebagai teknologi dengan dampak paling mendalam. Merayakan lebih dari dua dekade sejak konseptualisasinya oleh Meuwissen, Hayes, dan Goddard (2001), seleksi genomik telah berhasil diintegrasikan di seluruh peternakan, pemuliaan tanaman, dan kesehatan manusia. Terlepas dari keberhasilannya, metodologi ini menghadapi tantangan yang berkelanjutan, termasuk kelangkaan fenotipe esensial—terutama untuk sifat-sifat yang mahal atau kompleks—dan meningkatnya permintaan akan kapasitas komputasi yang lebih besar. Oleh karena itu, sudah saatnya untuk mengevaluasi dampak yang lebih luas dari teknologi genomik, mengidentifikasi baik tonggak sejarah yang telah dicapai maupun keterbatasan yang harus diatasi untuk memastikan aplikasi yang praktis dan siap masa depan bagi produsen ternak.
No copy data
No other version available