Text
Applied Olfactory Cognition
Kata pengantar oleh Richard J. Stevenson, Universitas Macquarie (Australia): Sudah lama diperkirakan bahwa hidung manusia mungkin dapat membedakan antara 10.000 bau yang berbeda. Temuan baru-baru ini bahwa hidung manusia dapat membedakan sesuatu seperti satu triliun bau yang berbeda menjadi pengingat lain bahwa kita telah kembali meremehkan kapasitas indera penciuman kita (Bushdid, Magnasco, Vosshall & Keller, 2014). Volume ini berfungsi sebagai koreksi lebih lanjut bagi siapa saja yang harus berpandangan bahwa penciuman tidak penting dalam urusan manusia. Makalah yang disajikan dalam ebook ini, disusun dan diawasi dengan cermat oleh Aldo Zucco, Benoist Schaal, Mats Olsson, dan Ilona Croy, menampilkan sejumlah besar alasan yang sangat berbeda untuk mempelajari sisi penciuman yang diterapkan, dan bahkan penciuman manusia pada umumnya. 23 kontribusi yang disajikan di sini mencakup berbagai topik, yang menggambarkan minat kontemporer di bidang kami. Meskipun dengan fokus terapan yang kuat, fitur penting dari ebook ini adalah kekayaan perspektif teoretis yang dikembangkan. Ini berkisar dari pertimbangan persepsi penciuman, ingatan, keahlian, dan priming hingga genetika reseptor. Kontribusi ini, dari banyak pakar terkemuka di bidangnya, pasti akan membentuk banyak karya terapan yang menghubungkan penciuman dengan penyakit, yang merupakan fokus lebih lanjut dari ebook ini. Sehubungan dengan kesehatan dan penyakit, bab-bab tentang penuaan, kehamilan, depresi, ketergantungan alkohol, dan bau lingkungan, menyajikan ikhtisar dan data baru yang kaya tentang banyak masalah kontemporer, yang sekarang berkontribusi pada studi penciuman. Aspek yang sangat menonjol dari pengalaman penciuman adalah dampak afektif yang dapat ditimbulkan oleh bau terhadap manusia dan kehidupan mereka. Ebook ini mencakup beberapa aspek pekerjaan yang sangat menarik di bidang ini, dengan studi empiris yang menyelidiki pemisahan antara keinginan dan kesukaan, pengurangan stres pada orang tua, ikatan ibu-bayi, dan emosi yang dapat ditimbulkan oleh berbagai bau. Garis kerja afektif ini dilengkapi dengan studi empiris tentang keahlian, pengaruh bau pada perhatian visual, dan hubungan antara ciri-ciri kepribadian tertentu dan minat pada penciuman. Penggunaan metode secara bertahap dari ilmu saraf kognitif ke dalam penciuman juga terwakili dengan baik dalam ebook ini, dengan setidaknya tiga bab melaporkan data menggunakan neuroimaging, termasuk studi menarik tertentu yang melihat pengenalan bau dalam campuran. Akhirnya, hubungan erat antara persepsi penciuman dan evaluasi sensorik juga tercermin dalam bab tentang anggur. Saya berharap para pembaca e-book ini akan terpesona, karena saya telah membaca berbagai babnya, seberapa besar penciuman memengaruhi kehidupan kita, dan bagaimana studi tentang pengertian ini dapat memperkayanya.
No copy data
No other version available