Text
Approaches to a "new" World Literature; Romani Literature(s) as (re-)writing and self-empowerment
Sejarah sastra Romani tertulis baru berusia sekitar 100 tahun, dan dengan demikian sastra Romani masih didefinisikan dan dikonsolidasikan. Setidaknya ada dua ciri khusus yang menjadi ciri sastra muda ini: di satu sisi, sastra dunia diaspora multibahasa yang seringkali dapat dicirikan sebagai sastra yang terlibat dan mencoba mendekonstruksi berbagai stereotip kuno tentang minoritas. Di sisi lain, penulis wanita memainkan peran yang sangat menonjol. Penulis wanita sering kali mendapatkan visibilitas dengan teks mereka di pasar buku nasional. Beberapa penulis muncul dalam teks mereka sendiri sebagai feminis yang berkomitmen dan / atau aktivis hak asasi manusia. Bagi penulis lain, seksualitas dan gender memainkan peran yang kurang menonjol dalam karya mereka. Selain itu, perempuan seringkali juga memainkan peran yang sangat sentral dalam teks-teks karya pengarang laki-laki. Oleh karena itu, jilid ini bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai segi sastra Romani pada dua sumbu yang saling terkait. Pertama, esai mengeksplorasi status beberapa karya yang beragam sebagai sastra dunia transnasional. Kedua, kontribusi mengkaji pentingnya menulis sebagai bentuk keterlibatan sosial dan pemberdayaan diri. Apa yang muncul adalah pengamatan bahwa sebagian besar penulis perempuan telah berbicara dan membela hak-hak mereka sebagai perempuan dan Romnya.
No copy data
No other version available