Text
Approaches to Language: Data, Theory, and Explanation
Studi bahasa telah berubah secara substansial dalam beberapa dekade terakhir. Secara khusus, perkembangan teknologi baru telah memungkinkan munculnya teknik eksperimental baru yang melengkapi pendekatan yang lebih tradisional terhadap data dalam linguistik (seperti laporan informal tentang penilaian penutur asli, survei, studi korpus, atau kerja lapangan). Langkah ini merupakan fitur yang memperkaya linguistik kontemporer, memungkinkan pemahaman yang lebih baik tentang fenomena serumit bahasa alami, di mana segala macam faktor (internal dan eksternal individu) berinteraksi (Chomsky 2005). Hal ini telah menghasilkan semacam perbedaan tidak hanya dalam pendekatan penelitian, tetapi juga dalam fenomena yang dipelajari, dengan spesialisasi yang meningkat antara subbidang dan akun. Pada saat yang sama, hal itu juga menyebabkan isolasi subbidang dan apriori metodologis, dengan beberapa peneliti bahkan mengklaim bahwa linguistik teoretis tidak banyak menawarkan ilmu kognitif (lihat misalnya Edelman & Christiansen 2003). Kami percaya bahwa pandangan linguistik (dan ilmu kognitif secara keseluruhan) ini salah arah, dan bahwa komplementaritas pendekatan yang berbeda terhadap fenomena multidimensi seperti bahasa harus disorot untuk konvergensi dan pengembangan lebih lanjut dari studi ilmiahnya (lihat juga Jackendoff 1988, 2007; Phillips & Lasnik 2003; den Dikken, Bernstein, Tortora & Zanuttini 2007; Sprouse, SchüTze & Almeida 2013; Phillips 2013).
No copy data
No other version available