Text
Aquaculture Perspective of Multi-Use Sites in the Open Ocean: The Untapped Potential for Marine Resources in the Anthropocene
Penelitian ini mengeksplorasi potensi akuakultur di lokasi serbaguna (multi-use sites) di samudra lepas sebagai solusi inovatif bagi kebutuhan sumber daya laut di era Antroposen. Dengan menganalisis tantangan dan peluang teknis, studi ini meninjau bagaimana integrasi berbagai pemanfaatan ruang laut dapat mengoptimalkan produksi pangan berkelanjutan. Hasilnya menekankan perlunya kebijakan strategis untuk memanfaatkan potensi samudra terbuka yang selama ini belum tergarap demi ketahanan pangan global. ;; Buku ini mengkaji potensi pengembangan akuakultur di wilayah laut terbuka melalui konsep pemanfaatan ganda ruang samudra, sebagai solusi inovatif di tengah tantangan keterbatasan ruang pesisir dan meningkatnya kebutuhan pangan global pada era Antroposen. Penelitian ini membahas integrasi kegiatan budidaya makroalga, kerang, krustasea, dan ikan dengan infrastruktur lepas pantai seperti ladang angin dan anjungan energi. Melalui kajian interdisipliner meliputi aspek biologi, rekayasa, ekonomi, dan kebijakan, karya ini mengungkap bahwa pemanfaatan bersama dapat menekan biaya operasional, mengurangi dampak lingkungan, serta membuka peluang baru bagi pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan. Hasilnya menunjukkan bahwa laut terbuka memiliki kapasitas lingkungan yang lebih besar dan risiko konflik pemanfaatan yang lebih rendah dibandingkan zona pesisir. Karya ini memberikan kerangka kerja strategis bagi pengambil kebijakan, praktisi, dan peneliti untuk mengoptimalkan potensi laut yang belum dimanfaatkan secara maksimal.
No copy data
No other version available