Text
Archaeological Perspectives on the Transmission and Transformation of Culture in the Eastern Mediterranean
Mediterania timur adalah pusat perdagangan selama berabad-abad, terletak di persimpangan yang sekarang menjadi Eropa, Asia, dan Afrika. Itu adalah tempat di mana produk dan produk eksotis dapat diperdagangkan atau ditukar dengan barang-barang yang asalnya mungkin ribuan mil jauhnya. Tetapi di mana pun perdagangan terjadi, pertukaran ide, teknologi, dan budaya yang serupa juga terjadi. Buku ini menyajikan tiga puluh makalah tentang subjek ini, melihat cara-cara di mana kita dapat mengukur transmisi budaya, dan bagaimana transmisi ini bervariasi dalam ruang dan waktu. ;;; Karya ini mengkaji pergerakan, penyesuaian, dan perkembangan budaya di kawasan Mediterania Timur—persimpangan antara Eropa, Asia, dan Afrika—mulai masa Neolitikum hingga Zaman Besi. Berdasarkan bukti tembikar, arsitektur, tradisi penguburan, teknologi, dan jalur perdagangan, dibahas mekanisme penyebaran budaya: migrasi, pertukaran dagang, hubungan antarkomunitas, dan interaksi sosial. Menekankan bahwa unsur budaya yang diterima tidak hanya disalin, melainkan ditafsirkan ulang, diubah, dan disesuaikan dengan identitas lokal. Kajian meliputi wilayah Siprus, Levant, Anatolia, dan sekitarnya, serta memberikan kerangka teoretis untuk membedakan pertukaran budaya dengan penyerahan paksa. Hasilnya menunjukkan bahwa proses dinamis ini membentuk kompleksitas sosial, kemajuan teknologi, serta keragaman budaya jangka panjang di dunia kuno.
No copy data
No other version available