Text
Archaeology and Environment in Northumberland; Till-Tweed Studies Volume 2
Penting, berpengaruh, dan menyerap, sejarah awal Northumberland adalah kisah menarik yang jarang disatukan dalam satu sampul. Dalam catatan sejarah yang berwibawa ini, para penulis membawa sejumlah besar data lama dan baru dan menyusunnya menjadi sintesis yang mendalam. Para penulis menyampaikan sejarah ini dalam urutan kronologis dari perspektif yang menempatkan aktivitas manusia dan lingkungan pada intinya. Narasinya terbentang dari Paleolitik hingga, dan termasuk, periode Anglo-Saxon. Sapuan sejarah yang sangat besar ini didukung oleh kronologi radiokarbon yang kuat, dengan semua tanggal yang tersedia untuk wilayah tersebut disatukan dan dikalibrasi dengan kurva kalibrasi terbaru untuk pertama kalinya. Fokus geografis dari volume ini adalah North Northumberland tetapi narasinya sering kali meluas hingga mencakup seluruh wilayah dan kadang-kadang lebih jauh ke wilayah tetangga untuk membahas topik-topik utama pada skala geografis yang sesuai dan untuk memperhitungkan informasi penting dari wilayah terdekat. Jilid kedua dalam seri monograf Till-Tweed ini merupakan lanjutan dari jilid pertama, Managing Archaeological Landscapes in Northumberland, yang menyediakan sejumlah besar data lapangan baru, selain menyajikan metodologi pengelolaan bentang alam yang didasarkan pada pendekatan "landform element". ;;; Buku ini merupakan jilid kedua dalam seri *Till Tweed Studies*, menyajikan sintesis mendalam hasil penelitian interdisipliner mengenai hubungan dinamis antara manusia dan lingkungan di kawasan Northumberland Utara, Inggris. Melalui gabungan data arkeologi, analisis serbuk sari, penanggalan karbon 14, geomorfologi, dan SIG, kajian ini menelusuri jejak sejarah hunian mulai dari Zaman Paleolitikum, Mesolitikum, Neolitikum, Zaman Perunggu, Besi, masa Romawi, hingga periode Anglo Saxon. Penulis menguraikan bagaimana perubahan iklim, vegetasi, dan sumber daya alam membentuk pola permukiman, pertanian, serta aktivitas budaya masyarakat masa lalu, sekaligus mengungkap dampak tindakan manusia terhadap transformasi lanskap selama lebih dari 14.000 tahun. Karya ini menjadi referensi penting bagi pelestarian warisan budaya dan pemahaman jangka panjang interaksi manusia lingkungan di kawasan beriklim sedang.
No copy data
No other version available