Text
Cape Town Harmonies; Memory, Humour & Resilience
Budaya publik Kota Cape Town hanya dapat diapresiasi sepenuhnya melalui pengenalan lanskap suaranya yang dalam dan beragam. Kita harus mendengarkan apa yang telah membuat dan membuat sebuah kota. Telinga adalah bagian integral dari 'alat penelitian' yang dibutuhkan seseorang untuk memahami kota mana pun. Kita harus mendengarkan suara-suara yang dibuat dan membuat 'ibu kota' yang ekspansif. Berbagai bagian penyusunnya terdengar berbeda satu sama lain ... [T]berikut adalah bunyian para penyanyi dan paduan suara mereka ("tim" sebutan mereka) untuk persiapan kompetisi paduan suara Melayu tahunan yang sudah berlangsung lama. Lirik dari berbagai repertoar yang mereka bawakan hampir tidak pernah ditulis. [ ... ] Ada teks-teks suci 'lagu-lagu Belanda' tetapi ini tidak beredar dengan mudah dan luas. Para peneliti bermimpi menemukan lirik dari beberapa dekade yang lalu, belum lagi beberapa generasi yang lalu-kembali ke awal abad ke-19. Karya Denis Constant Martin dan Armelle Gaulier ini memberi kita pilihan lagu-lagu ini yang sangat berguna. Lebih dari itu, ini adalah refleksi sosiologis kritis dari tempat lagu-lagu ini dan penampilnya dalam konteks yang telah memunculkan dan mempertahankan relevansinya. Ini adalah karya yang diperlukan dan merupakan intervensi ilmiah yang sangat penting tentang aspek sejarah yang agak diabaikan dan produksi musik saat ini di kota.
No copy data
No other version available