Text
Capitalism's New Clothes; Enterprise, Ethics and Enjoyment in Times of Crisis
Dari surat kabar lembaran lebar hingga acara televisi dan film Hollywood, kapitalisme semakin diakui sebagai sistem yang merugikan keberadaan manusia. Colin Cremin menyelidiki mengapa, meskipun demikian, kapitalisme tetap menjadi kekuatan yang kuat dan menggoda. Dengan menggunakan pendekatan materialis, psikoanalitik, dan linguistik, Cremin menunjukkan bagaimana kapitalisme, kecemasan, dan keinginan memasuki hubungan yang saling mendukung. Dia mengidentifikasi tiga cara di mana kita terikat pada kapitalisme-melalui keharusan sosial untuk perusahaan dan persaingan; melalui kenikmatan dan konsumsi; dan melalui depolitisasi debat etis oleh pemerintah dan bisnis. Pakaian Baru Kapitalisme sangat ideal untuk mahasiswa sosiologi dan bagi siapa saja yang khawatir tentang etika kapitalisme atau merasa malu dengan kesenangan yang diberikan sistem kepada mereka. ;;; Buku ini mengkritik ideologi kapitalisme pasca-krisis 2008, menggunakan pendekatan materialis, psikoanalisis, dan linguistik. Penulis menjelaskan mengapa sistem ini tetap memikat meski kelemahannya terbuka, melalui tiga pilar: kewirausahaan, etika, dan konsumsi/kenikmatan. Melalui gagasan tentang kewirausahaan, etika bisnis, dan kepuasan hidup, sistem ini menyajikan dirinya sebagai solusi atas masalah sosial dan ekonomi, sekaligus tetap mempertahankan prinsip pencarian keuntungan sebagai intinya. Penulis mengkritik kesenjangan antara janji yang ditawarkan dengan realitas dampak yang ditimbulkan, menunjukkan bahwa perubahan ini sering kali hanya berfungsi sebagai kedok untuk melanggengkan pola eksploitasi dan ketimpangan. Lebih jauh, karya ini mengungkapkan kontradiksi mendasar antara tuntutan efisiensi pasar dan nilai-nilai kemanusiaan yang diusungnya, serta menilai apakah perubahan citra ini benar-benar menjawab krisis struktural atau hanya menjadi alat untuk mempertahankan tatanan yang ada. Kesimpulannya, memahami kedok baru ini sangat penting untuk menilai arah perkembangan ekonomi dan menemukan pendekatan yang lebih jujur terhadap tantangan zaman.
No copy data
No other version available