Text
Carbon and Nutrient Transfer via Above and Belowground Litter in Forests
Tumbuhan secara berkala melepaskan lebih dari 90% produksi biomassanya dalam bentuk serasah di atas dan di bawah tanah, meliputi daun, ranting, bunga, batang kayu, akar, dan jaringan lainnya. Proses ini merupakan salah satu proses biogeokimia kunci dalam pemindahan karbon dan unsur hara dari tumbuhan kembali ke dalam tanah di hutan menjadi sumber terpenting pembentukan bahan organik tanah dan sangat berperan dalam menjaga kesuburan tanah. Selain itu, strategi meningkatkan penyerapan karbon di tanah hutan melalui produksi serasah dan pembentukan humus berpotensi menjadi langkah efisien guna mendukung target netralitas karbon serta pengelolaan hutan berkelanjutan. Meskipun diketahui bahwa wilayah daratan bumi semakin hijau sejak tahun 1980-an sehingga produksi serasah meningkat seiring bertambahnya produktivitas bersih, perhatian belum sepenuhnya terarah pada perubahan kualitas dan kuantitas serasah serta proses pemindahan karbon dan unsur hara melalui produksi maupun penguraian serasah di hutan. Terlebih lagi, respons proses tersebut terhadap perubahan iklim tampak berbeda-beda antar tipe ekosistem hutan. Oleh karena itu, pemahaman dan teori terkini sangat diperlukan. Edisi khusus ini menyajikan kajian mengenai peran penting serasah hutan dalam siklus unsur hara, penyerapan karbon tanah, serta pembentukan bahan organik tanah yang hasilnya sangat berharga bagi peningkatan fungsi hutan di tengah perubahan iklim global.
No copy data
No other version available