Text
Carbon Bridge to the Arctic
Proyek "Jembatan Karbon ke Kutub Utara" bertujuan untuk memahami proses-proses yang memengaruhi produktivitas dan siklus karbon di sepanjang jalur masuk menuju Samudra Arktik, serta mengkaji karakteristik ekosistem yang dipengaruhi oleh lapisan es laut dan aliran air Atlantik. Kajian lapangan dilakukan di wilayah timur Selat Fram, sebelah utara Kepulauan Svalbard, dan perairan Arktik yang berdekatan wilayah yang mengalami penurunan luas lapisan es paling pesat. Proyek ini mengukur perubahan produktivitas akibat mundurnya es laut, serta memberikan pemahaman mengenai pergeseran ekosistem akibat perubahan iklim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin pendeknya masa tertutup es memperpanjang musim tumbuh dan meningkatkan produktivitas tahunan. Hal ini memberi waktu makan yang lebih lama bagi spesies asli Arktik, sekaligus memungkinkan spesies beriklim sedang yang terbawa arus Atlantik untuk bertahan hidup bahkan berkembang biak lebih jauh ke utara. Wilayah Arktik Eropa ini menyerap, mengubah, dan melepaskan karbon melalui proses kimia dan biologi yang membentuk struktur serta fungsi komunitas plankton. Secara keseluruhan, interaksi antara cahaya matahari, tutupan es, aliran air hangat, serta pencairan air tawar menentukan bagaimana karbon mengalir dan berperan sebagai penyerap karbon penting di wilayah perbatasan Arktik.
No copy data
No other version available