Text
Cardiovascular and Thoracic Imaging: Trends, Perspectives and Prospects
Radiologi berkembang dengan pesat, dan bidang khusus pencitraan kardiovaskular dan toraks tidak asing dengan tren tersebut. Meskipun pada awalnya mungkin tampak tidak biasa untuk mengumpulkan kedua spesialisasi ini dalam Masalah yang sama, fakta bahwa banyak dari kita dilatih dan berolahraga di keduanya lebih dari sekadar petunjuk tentang kesamaan yang dimiliki oleh bidang-bidang ini. Dari peran kecerdasan buatan yang terus meningkat dalam rekonstruksi, segmentasi, dan analisis gambar hingga pencarian fungsionalitas yang berasal dari anatomi, interaksi mereka sangat besar, dan satu inovasi yang dikembangkan dengan mempertimbangkan yang pertama dapat terbukti berguna untuk yang terakhir. Jika pandemi penyakit virus corona 2019 (COVID-19) telah menjelaskan peran diagnostik yang menentukan dari CT dada dan, pada tingkat lebih rendah, MR jantung, orang tidak boleh melupakan kemajuan besar dan penelitian ekstensif yang dimungkinkan di bidang lain dengan teknik ini.dalam beberapa tahun terakhir. Dengan Masalah ini, kami bertujuan untuk mendorong dan ingin mengungkap ulasan mutakhir, penelitian orisinal baru, dan diskusi berkelanjutan tentang berbagai aspek pencitraan kardiovaskular dan dada. ;;; Pencitraan kardiovaskular dan toraks mengalami perkembangan pesat berkat kemajuan teknologi seperti tomografi komputer foton-pencacah, pencitraan resonansi magnetik, ekokardiografi tiga dimensi, serta penerapan kecerdasan buatan dan analisis radiomik. Jika sebelumnya pencitraan berfungsi menilai perubahan anatomi, kini bergeser ke arah penilaian fungsi, karakterisasi jaringan, dan prediksi risiko penyakit. Teknik seperti CT-FFR memungkinkan penilaian fisiologis secara non-invasif, sedangkan dosis radiasi dan waktu pemeriksaan terus ditekan seiring kemajuan perangkat keras dan algoritma. Di bidang toraks, skrining kanker paru dengan dosis rendah dan deteksi bantu-alat memperbaiki akurasi penemuan dini. Ke depan, diharapkan pencitraan terintegrasi dengan data genomik dan metabolomik sehingga menjadi alat pengobatan presisi yang lebih personal, cepat, dan aman. Kesimpulannya, pencitraan kardiovaskular dan toraks sedang bertransformasi dari sekadar gambaran anatomi menuju penilaian kuantitatif, fungsional, dan berbasis prediksi untuk mendukung pengambilan keputusan klinis secara lebih akurat.
No copy data
No other version available