Text
Carnival in Tel Aviv : Purim and the Celebration of Urban Zionism
Perayaan Purim tahunan Tel Aviv adalah acara publik terbesar di Palestina Britania, dan mereka memainkan peran kunci dalam pengembangan pengalaman perkotaan Yahudi di Tanah Perjanjian. Karnaval di Tel Aviv menyajikan analisis historis-antropologis dari acara publik massal ini dan mengeksplorasi dimensi etnografis Zionisme. Studi ini menyoroti dunia ideologis Zionisme perkotaan, aspek kapitalistik budaya Zionis, dan sifat perkotaan dari proyek Zionis, yang berupaya menciptakan bangsa pejuang dan petani, namun nyatanya menasionalisasi ruang kota dan membangunnya. sebagai ruang publik utamanya. ;;; Perayaan karnaval Purim di Tel Aviv merupakan acara publik terbesar di Palestina Mandat pada masa antarperang. Setiap tahunnya, ribuan warga berkumpul untuk menyaksikan pawai yang dikenal sebagai "Adloyada", pesta kostum, dan pertunjukan jalanan yang memadukan semangat keagamaan dengan semangat nasionalis sekuler. Buku ini mengkaji bagaimana perayaan Purim yang berakar dari tradisi keagamaan bertransformasi menjadi pesta rakyat yang menegaskan identitas baru: "Zionisme perkotaan". Penulis menunjukkan bahwa karnaval tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan panggung tempat ideologi terbentuk dan diperagakan. Di jalanan Tel Aviv, Purim menjadi sarana memperkenalkan gagasan tentang masyarakat Yahudi yang baru: modern, berkemakmuran, berbudaya, dan berakar di tanah air. Berbeda dengan gambaran Zionisme yang kerap digambarkan lewat simbol-simbol pertanian dan perjuangan fisik, karnaval Purim justru menampilkan wajah Zionisme yang lain: yang menikmati kebahagiaan, kemewahan, perdagangan, dan kehidupan kota. Buku ini menelusuri pergulatan antara tradisi dan pembaharuan, antara nilai nasional yang ketat dengan kebebasan karnaval, serta bagaimana warga Tel Aviv merayakan kebebasan sekaligus membangun kesadaran berbangsa dalam satu pesta rakyat. Perayaan Purim menjadi cermin sekaligus sarana pembentukan budaya publik Yahudi di kota pertama Ibrani yang tumbuh di tepi Laut Tengah.
No copy data
No other version available