Text
Case Studies in Biocultural Diversity from Southeast Asia; Traditional Ecological Calendars, Folk Medicine and Folk Names
Buku akses terbuka ini mendemonstrasikan keterkaitan antara bahasa lokal, pengetahuan tradisional, dan keanekaragaman hayati di tingkat lanskap di Asia, memberikan pendekatan baru untuk diskusi tentang keanekaragaman hayati Asia. Buku ini mengedepankan analisis sebelumnya tetapi yang terpenting berfokus pada 'kalender ekologi tradisional', 'pengobatan tradisional', dan 'nama rakyat' dalam konteks pentingnya menjaga keanekaragaman hayati, budaya, dan bahasa. Hal ini dilakukan dengan menangani berbagai kasus dan isu terkait Asia Tenggara: Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Filipina, dan India Timur Laut. Beberapa bab menunjukkan cara-cara di mana berbagai bentuk pengetahuan tentang lingkungan dan kategorisasinya penting dalam berbagai bidang seperti pengelolaan dan konservasi lanskap dan sumber daya. Mereka juga menunjukkan bahwa pengetahuan lingkungan dan keterampilan praktis yang menyertainya belum tentu dibagikan secara luas. Buku ini mengirimkan pesan penting kepada mereka yang peduli dengan kelestarian lingkungan kita, pemeliharaan keanekaragaman biokulturalnya, atau setidaknya pemeliharaan apa yang tersisa darinya karena banyak yang telah berubah. Koleksi interdisipliner ini diambil dari berbagai disiplin ilmu dan menarik bagi mahasiswa dan sarjana di bidang antropologi, studi lingkungan, geografi, keanekaragaman hayati, dan linguistik.
No copy data
No other version available