Text
Causes and Consequences of Intrauterine Growth Restriction
Hambatan Pertumbuhan Intrauterin (Intrauterine Growth Restriction / IUGR) merupakan salah satu komplikasi obstetri mayor yang ditandai dengan kegagalan janin untuk mencapai potensi pertumbuhan genetiknya secara optimal di dalam kandungan. Kondisi ini membawa implikasi klinis yang signifikan terhadap tingginya angka morbiditas serta mortalitas perinatal. Buku ini secara komprehensif membedah dan menguraikan berbagai faktor etiologi, mekanisme patofisiologi, serta manifestasi klinis jangka pendek dan panjang dari IUGR. Secara rinci, buku ini mengkategorikan faktor penyebab (etiologi) IUGR ke dalam tiga aspek utama, yaitu: 1.Faktor Maternal: Status gizi ibu, hipertensi gestasional, preeklamsia, serta penyakit kronis maternal. 2. Faktor Plasenta: Insufisiensi plasenta, gangguan vaskularisasi uteroplasenta, dan infark plasenta. 3. Faktor Janin: Kelainan kromosom, kelainan bawaan, serta infeksi kongenital (TORCH). Selain aspek etiologi, buku ini mengkaji secara mendalam dampak klinis yang ditimbulkan, mulai dari komplikasi akut pada masa neonatus (seperti asfiksia lahir, hipoglikemia, dan hipotermia) hingga risiko jangka panjang pada masa dewasa. Berdasarkan konsep Barker Hypothesis, bayi dengan riwayat IUGR memiliki kerentanan yang lebih tinggi terhadap sindrom metabolik, termasuk penyakit jantung koroner, hipertensi, dan diabetes melitus tipe 2 di kemudian hari. Melalui pendekatan multidisiplin, buku ini diharapkan dapat menjadi panduan akademis serta referensi esensial bagi tenaga medis, peneliti, mahasiswa kedokteran, dan praktisi kesehatan dalam memahami pentingnya deteksi dini melalui ultrasonografi, tatalaksana klinis yang tepat, serta strategi pencegahan guna meningkatkan kualitas hidup anak secara berkelanjutan. Kata Kunci: Hambatan Pertumbuhan Intrauterin (IUGR), Etiologi, Insufisiensi Plasenta, Sindrom Metabolik, Obstetri
No copy data
No other version available