Text
Cellular and Molecular Mechanisms of Neurotrophin Function in the Nervous System
Neurotrophin merupakan kelompok faktor pertumbuhan yang memiliki peran penting dalam perkembangan, pemeliharaan, diferensiasi, dan fungsi sistem saraf. Keluarga neurotrophin, yang meliputi nerve growth factor (NGF), brain-derived neurotrophic factor (BDNF), neurotrophin-3 (NT-3), dan neurotrophin-4/5 (NT-4/5), bekerja melalui reseptor tropomyosin receptor kinase (Trk) serta p75 neurotrophin receptor (p75NTR) untuk mengatur berbagai proses seluler dan molekuler pada neuron. Aktivasi reseptor tersebut memicu sejumlah jalur pensinyalan intraseluler, termasuk jalur MAPK/ERK, PI3K/Akt, dan PLCγ, yang berperan dalam kelangsungan hidup neuron, pertumbuhan neurit, diferensiasi, plastisitas sinaptik, serta komunikasi antarsel saraf. Selain mendukung perkembangan sistem saraf, neurotrophin juga berperan dalam proses pembelajaran, memori, respons terhadap cedera saraf, dan pemeliharaan fungsi neuron pada sistem saraf dewasa. Ketidakseimbangan regulasi neurotrophin atau gangguan pada jalur pensinyalannya dapat berkontribusi terhadap berbagai gangguan neurologis dan neurodegeneratif. Pemahaman mengenai mekanisme seluler dan molekuler neurotrophin menjadi penting untuk mengidentifikasi target terapeutik baru dalam pengobatan gangguan sistem saraf. Dengan kemajuan penelitian mengenai interaksi neurotrophin dengan reseptor, jalur pensinyalan, dan lingkungan mikro neuron, pengembangan strategi berbasis neurotrophin berpotensi memberikan pendekatan baru untuk mempertahankan fungsi neuron dan mendorong perbaikan jaringan saraf. Kata kunci: neurotrophin, NGF, BDNF, Trk, p75NTR, sistem saraf, pensinyalan seluler
No copy data
No other version available