Text
Cellular Oxidative Stress
Stres oksidatif seluler merupakan kondisi ketidakseimbangan antara produksi spesies oksigen reaktif (Reactive Oxygen Species / ROS) dan kapasitas sistem pertahanan antioksidan endogen di dalam sel. Ketidakseimbangan ini memicu kerusakan oksidatif pada komponen makromolekul penting seperti lipid, protein, dan asam nukleat (DNA), yang selanjutnya mengganggu fungsi normal seluler. Buku ini menyajikan tinjauan mendalam dan komprehensif mengenai sumber-sumber penghasil ROS, jalur transduksi sinyal seluler, serta mekanisme pertahanan redoks tubuh. Secara rinci, buku ini mengkaji beberapa aspek utama berikut: (1). Sumber & Jalur Molekuler: Menguraikan peran disfungsi mitokondria, enzim NADPH oksidase, serta jalur transkripsi utama seperti Nrf2 dalam meregulasi respons pertahanan antioksidan sel. (2). Patofisiologi Penyakit: Menganalisis keterlibatan stres oksidatif dalam memicu kerusakan jaringan dan patogenesis berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit kardiovaskular, neurodegeneratif (Alzheimer dan Parkinson), diabetes melitus, serta proses karsinogenesis. (3). Strategi Intervensi Terapeutik: Membahas pendekatan farmakologis dan nutrisi terkini untuk memulihkan homeostasis redoks, termasuk pemanfaatan antioksidan bertarget mitokondria dan agen modulator enzim protektif. Melalui pendekatan biokimia dan seluler yang terstruktur, buku ini menjadi referensi esensial bagi para peneliti, akademisi, dan mahasiswa bidang biomedis untuk memahami dinamika redoks serta implikasinya terhadap kesehatan manusia. Kata Kunci: Stres Oksidatif, Spesies Oksigen Reaktif (ROS), Homeostasis Redoks, Nrf2, Disfungsi Mitokondria.
No copy data
No other version available