Text
Cellular Senescence in Health, Disease and Aging: Blessing or Curse?
Senesen seluler (cellular senescence) merupakan suatu kondisi di mana sel mengalami penghentian siklus pembelahan secara permanen namun tetap aktif secara metabolik, sebagai respons terhadap berbagai bentuk stres seluler seperti pemendekan telomer, kerusakan DNA, dan stres oksidatif. Buku ini menyajikan tinjauan komprehensif mengenai peran ganda senesen seluler—mengeksplorasi apakah fenomena ini berfungsi sebagai mekanisme pertahanan tubuh yang menguntungkan (blessing) dalam menekan tumor dan mendukung perbaikan jaringan, ataukah justru menjadi pemicu patologi (curse) yang mempercepat penuaan dan berbagai penyakit degeneratif seiring bertambahnya usia. Secara rinci, buku ini mengkaji beberapa aspek penting berikut: (1). Mekanisme Molekuler: Menguraikan jalur sinyal utama (seperti jalur p53/p21 dan p16INK4a) serta fenotip sekretori terkait senesen (Senescence-Associated Secretory Phenotype / SASP) yang memicu peradangan kronis tingkat rendah (inflammaging). (2). Peran dalam Kesehatan & Penyakit: Menganalisis keterlibatan sel senesen dalam proses penuaan biologis, kanker, fibrosis organ, gangguan kardiovaskular, serta penurunan fungsi kognitif. (3). Intervensi Terapeutik: Membahas pendekatan farmakologis terkini, termasuk pengembangan agen senolitik dan senomorpvik, yang dirancang untuk menargetkan dan mengeliminasi sel senesen guna memperpanjang rentang kesehatan (healthspan) manusia. Melalui pendekatan multidisiplin, buku ini menjadi referensi esensial bagi para peneliti, akademisi, dan praktisi di bidang biomedis untuk memahami kompleksitas biologi penuaan serta strategi intervensi terapeutik masa depan. Kata Kunci: Senesen Seluler, SASP, Penuaan Biologis, Senolitik, Rentang Kesehatan.
No copy data
No other version available