Karya ini menyajikan analisis sosiologis yang inovatif mengenai evolusi konstitusionalisme di luar batas negara bangsa (nation-state). Chris Thornhill mengeksplorasi bagaimana hukum konstitusi telah bertransformasi menjadi struktur hukum pasca-nasional yang kompleks, yang dipicu oleh proses globalisasi dan integrasi transnasional. Buku ini berargumen bahwa konstitusi saat ini tidak lagi sekadar…
Makalah ini menyajikan refleksi mendalam dari salah satu tokoh hukum paling berpengaruh di Afrika Selatan, Dikgang Moseneke, mengenai kondisi dan tantangan yang dihadapi oleh tatanan konstitusional pasca-apartheid. Sebagai seorang praktisi hukum dan hakim, Moseneke menelaah ketegangan yang muncul antara cita-cita luhur Konstitusi 1996 dengan realitas politik dan sosial yang bergejolak di negara…
Buku ini menganalisis kekhususan aktivitas pembuatan undang-undang oleh pengadilan konstitusi Eropa. Hipotesis utamanya adalah bahwa saat ini pengadilan konstitusi merupakan legislator positif yang posisinya dalam sistem organ negara perlu didefinisikan ulang. Buku ini membahas analisis aktivitas pembuatan undang-undang oleh empat pengadilan konstitusi di negara-negara Barat: Jerman, Italia, Sp…
This book is about rights and powers in the digital age. It is an attempt to reframe the role of constitutional democracies in the algorithmic society. By focusing on the European constitutional framework as a lodestar, this book examines the rise and consolidation of digital constitutionalism as a reaction to digital capitalism.
This book is the second in a series of volumes intended to provide a broad sociological analysis of the foundations of constitutional law.