Text
Carbohydrates: The yet to be tasted sweet spot of immunity
Karbohidrat adalah bio-molekul yang sangat melimpah; mereka ada di semua permukaan sel mamalia serta di permukaan sel bakteri. Pada mamalia, sebagian besar protein yang disekresikan adalah glikosilasi, dengan komponen glikan terdiri dari sejumlah besar massa glikoprotein. Meskipun, bertahun-tahun yang lalu peristiwa pengenalan karbohidrat-protein ditunjukkan sebagai terlibat dalam pengenalan diri non-diri invertebrata, kontribusi peristiwa pengikatan karbohidrat-protein terhadap mekanisme respons imun mamalia tidak diterima dengan antusiasme yang sama. Imunitas adaptif dan kontribusi antibodi, sel T dan subset limfosit T serta presentasi antigen protein mendominasi teori imunologi. Tidak seperti struktur protein, struktur karbohidrat tidak digerakkan oleh templat, namun banyak enzim yang terlibat dalam biosintesis dan modifikasi karbohidrat dikodekan oleh komponen utama genom, dan ekspresi enzim ini diatur dengan ketat. Akibatnya struktur karbohidrat juga diatur, dengan struktur yang berbeda muncul sesuai dengan tahap diferensiasi sel dan sesuai dengan usia atau kesehatan individu. Munculnya teknologi yang memungkinkan struktur karbohidrat dan peristiwa pengikatan karbohidrat-protein menjadi lebih mudah diinterogasi telah mengakibatkan jenis interaksi ini terjadi dalam imunologi modern. Kita sekarang tahu bahwa glycans dan ligannya (atau lektinnya) terlibat dalam berbagai jalur imunologi dari sistem bawaan dan adaptif. Namun, jelas bahwa pemahaman kita masih dalam tahap awal, karena semakin banyak contoh di mana struktur karbohidrat berkontribusi pada aspek respons imun yang dikenali. Tujuan dari topik penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi berbagai peran yang dilakukan oleh glycans dan lektin dalam semua aspek respon imun. Fokus khusus adalah bagaimana interaksi glycans dengan ligannya berkontribusi pada mekanisme respons imun.
No copy data
No other version available