Text
Catalysis by Metals on Perovskite-Type Oxides
Oksida bertipe perovskit dengan rumus umum umumnya ditulis sebagai ABO₃, di mana posisi A ditempati oleh kation logam tanah jarang, logam alkali tanah atau kation besar lainnya, sedangkan posisi B diisi oleh kation logam transisi dengan jari-jari ion yang lebih kecil. Bahan ini telah menarik perhatian luas dalam bidang katalisis karena struktur kristalnya yang fleksibel, kemampuan substitusi sebagian pada posisi A maupun B tanpa merusak struktur utama, serta kestabilan termal dan kimia yang tinggi. Keunggulan utamanya terletak pada kemampuan menampung berbagai jenis ion logam aktif serta membentuk kekosongan oksigen yang berperan penting dalam proses katalitik. Tulisan ini membahas peran dan perilaku berbagai jenis logam yang ditempatkan pada posisi A maupun posisi B dalam struktur perovskit sebagai pusat aktif katalis. Logam transisi pada posisi B (seperti mangan, kobalt, besi, nikel, dan tembaga) bertindak sebagai pusat aktif utama yang berpartisipasi langsung dalam perpindahan muatan dan reaksi permukaan, sedangkan kation pada posisi A berfungsi mengatur keadaan oksidasi ion B serta mempengaruhi konsentrasi kekosongan oksigen melalui penyesuaian muatan listrik. Modifikasi melalui substitusi parsial dapat meningkatkan sifat redoks, memperbanyak cacat struktur dan kekosongan oksigen, sehingga secara signifikan meningkatkan aktivitas dan selektivitas katalitik. Penerapan katalis berbasis perovskit berisi logam meliputi reaksi oksidasi pembakaran senyawa organik yang mudah menguap, reaksi reduksi katalitik oksida nitrogen, reaksi reforming bahan bakar, reaksi oksidasi parsial, serta penggunaan dalam sel bahan bakar dan elektrokatalisis. Keunggulan dibandingkan katalis logam mulia konvensional adalah biaya yang lebih murah, ketersediaan bahan yang melimpah, serta ketahanan yang lebih baik terhadap suhu tinggi dan keracunan. Namun demikian, tantangan yang masih ada meliputi pengendalian luas permukaan spesifik dan peningkatan dispersi spesies logam aktif agar dapat bersaing secara kinerja dengan katalis komersial yang ada.
No copy data
No other version available